Dunia, Tindakan dan cara pandang kita

Dunia, Tindakan dan cara pandang kita

Bila kita memandang diri sendiri kecil, maka dunia akan tampak sempit, dan tindakan kita pun jadi kecil.

Namun, bila kita memandang diri kita besar, maka dunia akan terlihat luas, kita pun melakukan hal hal penting dan berharga.

Tindakan kita adalah cermin bagaimana kita melihat dunia. Sementara dunia kita tak lebih luas dari cara pikir kita tentang diri sendiri. Contohnya, jika kita berfikir bahwa memberi itu sulit, dengan berbagai alasan, tidak peduli sebanyak apapun harta yang kita miliki, bahkan untuk sesen pun kita tak akan mampu mengeluarkannya, secara tidak langsung kita akan terus memandang bahwa diri kita itu kecil.  Itulah mengapa kita diajarkan untuk berprasangka positif pada diri sendiri, agar kita bisa melihat dunia lebih indah, dan bertindak selaras  dengan kebaikan-kebaikan yang ada dalam pikiran kita. Padahal dunia tak butuh penilaian apa-apa dari kita. Ia menggemakan apa yang ingin kita dengar. Bila kita takut menghadapi dunia, sesungguhnya kita takut menghadapi diri kita sendiri.

Maka, bukan soal apakah kita berprasangka positif atau negative terhadap diri sendiri. Melampaui diatas itu, kita perlu jujur melihat diri sendiri apa adanya. Dan, dunia pun menampakan realitasnya yang selama ini tersembunyi di balik penilaian-penilaian kita.


Publishing YDS, 7 Januari 2016