Sedikit demi sedikit lama lama jadi bukit


"Sedikit demi sedikit lama lama jadi bukit"

Pepatah ini sederhana saja, “sedikit demi sedikit lama lama jadi bukit”. Kita bisa nemaknainya, bila kita bisa nengumpulkan sesen demi sesen, pada saatnya kita akan dapatkan sepundi. Namun sesungguhnya pepatah ini tak sekedar berbicara tentang hidup hemat, Atau ketekunan menabung.

Pepatah ini menyiratkan tentang  sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung uang, saya mencoba berbicara tentang jati diri manusia, tentang jiwa dan hati nurani kita, sayapun tidak munafik tentang kemegahan uang, Tapi mari kita sedikit mengesampingkan tentang itu.

Yaa..ini tentang pepatah diatas, yaitu bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan tindakan kecil kita, maka kita akan dapati kebesaran dalam jiwa kita.

Bagaimanakah tindakan tindakan kecil itu mencerminkan kebesaran jiwa sang pemiliknya? Yaitu, bila disertai dengan secercah kasih sayang didalamnya. Ucapan terimakasih, sesungging senyuman, sapaan ramah, atau pelukan bersahabat, adalah tindakan yang mungkin sepele saja. Namun dalam liputan kasih sayang, ia jauh lebih tinggi daripada bukit tabungan kita.

“Publushing YDS, Monday, January 2016”